Challenge Masuk Grup Belajar Networking

Rasanya udah lama ngga posting, haha. Iyalah, udah hampir 1 tahun :v

Langsung aja, disini saya mau mengerjakan sebuah challenge. Ngga tau bener apa ngga sih :v Kalo ada salah-salah silahkan kripik dan garamnya :3



Challenge yang diberikan

Untuk mengerjakan challenge ini saya menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer 7.0
Berikut bentuk topologi yang saya gunakan, kurang lebih sama seperti challenge.


Topologi yang digunakan


Sedikit berbeda dengan yang ada pada challenge, disini router yang saya gunakan menggunakan GigabitEthernet bukan serial dan switchnya menggunakan FastEthernet
Untuk penjelasan ethernet yang terhubung sebagai berikut:
Area 1
Switch Fa0/1 >>> Distrib Gi0/0
Switch Fa0/2 >>> Client A Fa0
Switch Fa0/3 >>> Client B Fa0

Area 2
Distrib Gi0/1 >>> Core Gi0/1

Area 3
Core Gi0/0 >>>> Server Fa0

Lalu, untuk penjelasan distribusi ip address berdasarkan apa yang saya pahami dari soal adalah sebagai berikut:

Area 1
Mennggunakan ip address 10.10.10.0 dengan subnetmask 255.255.255.128 atau /25. Dimana subnetmask ini bisa menampung sampai 126 host, meskipun yang dibutuhkan hanya 100.
Ip address dan subnetmask pada masing-masing ethernet:
Distrib Gi0/0 :
ip :10.10.10.126 (karena ip host tertinggi adalah 126)
Subnetmask : 255.255.255.128
Client A Fa0/0:
Ip : 10.10.10.4 (karena ip host adalah untuk client A rangenya 1-10)
Subnetmask : 255.255.255.128
Gateway 10.10.10.126 (Merupakan ip address dari router)
Client B Fa0/0:
Ip : 10.10.10.15 (karena ip host adalah untuk client A rangenya 11-20)
Subnetmask : 255.255.255.128
Gateway 10.10.10.126 (Merupakan ip address dari router)

Area 2
Mennggunakan ip address 192.168.10.0 dengan subnetmask 255.255.255.252 atau /30. Dimana subnetmask ini bisa menampung 2 host yaitu sesuai kebutuhan.
Ip address dan subnetmask pada masing-masing ethernet:
Distrib Gi0/1 :
ip : 192.168.10.2 (karena ip host tertinggi adalah 2)
Subnetmask : 255.255.255.252
Core Gi0/1 :
ip : 192.168.10.1 (karena ip host terendah adalah 1)
Subnetmask : 255.255.255.252

Area 3
Mennggunakan ip address 172.16.20.0 dengan subnetmask 255.255.255.240 atau /28. Dimana subnetmask ini bisa menampung 16 host meskipun kebutuhannya hanya 13 host.
Ip address dan subnetmask pada masing-masing ethernet:
Core Gi0/1 :
ip : 172.16.20.1 (karena ip host terendah adalah 1)
Subnetmask : 255.255.255.240
Server Fa0/0:
Ip : 172.16.20.14 (karena ip host tertinggi adalah 14)
Subnetmask : 255.255.255.128
Gateway 172.16.20.1 (Merupakan ip address dari router)

Sekarang saatnya memulai konfigurasi routernya. Saya mulai konfigurasi pada router Distrib.

---- Konfigurasi yang dilakukan pada router Distrib ----

Konfigurasi Awal
Router>en
>>> Untuk enable atau memulai konfigurasi pada router cisco
Router#conf t
>>> Untuk masuk ke configurasi terminal
Router(config)#host Distrib
>>> Untuk memberi nama router menjadi Distrib (Untuk memudahkan konfigurasi)

Konfigurasi pada Ethernet yang terhubung ke switch
Distrib(config)#int g0/0
>>> Untuk melakukan konfigurasi pada GigabitEthernet 0/0
Distrib(config-if)#description koneksi ke client
>>> Untuk memberi deskripsi koneksi (Untuk mepermudah konfigurasi)
Distrib(config-if)#ip address 10.10.10.126 255.255.255.0
>>> Konfigurasi ip sesuai dengan yang sudah ditentukan di atas
Distrib(config-if)#no shut
>>> Untuk menyalakan GigabitEthernet karena secara defaut ethernya mati.

Konfigurasi pada Ethernet yang terhubung ke Router Core
Distrib(config)#int g0/1
>>> Untuk melakukan konfigurasi pada GigabitEthernet 0/0
Distrib(config-if)#description koneksi ke Core
>>> Untuk memberi deskripsi koneksi (Untuk mepermudah konfigurasi)
Distrib(config-if)#ip address 192.168.10.2 255.255.255.252
>>> Konfigurasi ip sesuai dengan yang sudah ditentukan di atas
Distrib(config-if)#no shut
>>> Untuk menyalakan GigabitEthernet karena secara defaut ethernya mati.

Konfigurasi Routing Static
Distrib(config)#ip route 172.16.20.0 255.255.255.240 g0/1
>>> Untuk melakukan routing ke network 172.16.20.0 (Area 3) menggunakan exit interface yaitu g0/1 (Ethernet yang terhubung ke Core)

Jika routing berhasil hasil akan seperti ini:


Routing Static di router Distrib

Lihat pada bagian S yang artinya static routing

---- Konfigurasi yang dilakukan pada router Core----

Konfigurasi awal
Router>en
>>> Untuk enable atau memulai konfigurasi pada router cisco
Router#conf t
>>> Untuk masuk ke configurasi terminal
Router(config)#host Core
>>> Untuk memberi nama router menjadi Core (Untuk memudahkan konfigurasi)

Konfigurasi pada Ethernet yang terhubung ke server
Core(config)#int g0/0
>>> Untuk melakukan konfigurasi pada GigabitEthernet 0/0
Core(config-if)#description koneksi ke server
>>> Untuk memberi deskripsi koneksi (Untuk mepermudah konfigurasi)
Core(config-if)#ip address 172.16.20.1 255.255.255.240
>>> Konfigurasi ip sesuai dengan yang sudah ditentukan di atas
Core(config-if)#no shut
>>> Untuk menyalakan GigabitEthernet karena secara defaut ethernya mati.

Konfigurasi pada Ethernet yang terhubung ke Router Distrib
Core(config)#int g0/1
>>> Untuk melakukan konfigurasi pada GigabitEthernet 0/1
Core(config-if)#description koneksi ke Distrib
>>> Untuk memberi deskripsi koneksi (Untuk mepermudah konfigurasi)
Core(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.252
>>> Konfigurasi ip sesuai dengan yang sudah ditentukan di atas
Core(config-if)#no shut
>>> Untuk menyalakan GigabitEthernet karena secara defaut ethernya mati.

Konfigurasi Routing Static
Core(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.128 192.168.10.2
>>> Untuk melakukan routing ke network 10.10.10.0 (Area 1) menggunakan next hop ip address yaitu ip 192.168.10.2 (Ip address di Area 2 yang terhubung ke Area 1)

Jika routing berhasil hasil akan seperti ini:


Routing Static di router Core

Lihat pada bagian S yang artinya static routing

----Konfigurasi Pada Client dan Server----

Untuk konfigurasi pada client dan server cukup berikan ip address, subnetmask dan gateway sesuai dengan yang sudah ditentukan di atas.

Jika semua konfigurasi sudah selesai sekarang seharusnya semua client dan server bisa saling terhubung. Coba tes koneksi menggunakan ping(icmp), maka hasilnya seperti ini:


Hasil akhir
Latest